PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Emi Abriyani menilai, ada tiga kecamatan yang menjadi titik rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Ketiga kecamatan tersebut adalah Kecamatan Sebangau, Kecamatan Jekan Raya dan Kecamatan Bukit Batu.

Ketiga kawasan itu menjadi perhatian lantaran masih terhampar luasnya lahan kosong yang belum digarap serta sebagian besar masih terdiri dari lahan semak belukar dan hutan.

"Prediksi kita, pada musim kemarau tahun ini para pemilik lahan itu akan mulai menggarap lahan-lahan mereka. Itulah yang coba kami antisipasi ke depannya, dan tiga wilayah tersebut menjadi concern utama BPBD," kata Emi, Sabtu 6 Maret 2021.

Pihaknya saat ini tengah mempersiapkan berbagai upaya strategis untuk meningkatkan langkah pencegahan Karhutla.

Langka itu mulai dari sosialisasi dan edukasi secara massif dengan pertemuan bersama masyarakat melalui media sosial hingga media masa.

--page


Bahkan sarana dan prasarana (Sarpras) pada tingkat kelurahan segera dipenuhi. Selain itu, peran Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK)  dan Masyarakat Peduli Api (MPA) akan dimaksimalkan, serta peningkatan koordinasi bersama pihak terkait lainnya. (HENDRI/B-7)