TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Warga binaan Rumah Tahanan Negara atau Rutan Kelas IIB Tamiang Layang mendapatkan berbagai pelatihan keterampilan, salah satunya bercocok tanam atau berkebun.

"Kami mengupayakan warga binaan pemasyarakatan di sini tidak hanya menghitung waktu berakhirnya masa pidananya di rutan, tapi juga kami mengarahkan untuk melakukan hal-hal produk dengan melatih mereka memanfaatkan lahan-lahan kosong di rutan untuk bercocok tanam," ujar Kepala Rutan Tamiang Layang, Surya Dharma, Sabtu, 6 Maret 2021.

Menurutnya, sesuai dengan fungsi rutan sebagai tempat pelayanan, pembinaan dan bimbingan bagi warga binaan pemasyarakatan, pelatihan bercocok tanam ditujukan untuk mempersiapkan mereka agar saat selesai menjalani hukuman dan kembali ke tengah masyarakat, dapat mandiri.

"Dengan kegiatan ini mereka mendapatkan ketrampilan bertani terutama agar mereka tidak saja bercocok tanam di lahan pertanian yang luas tapi juga bisa memanfaatkan lahan sempit," imbuhnya.

Surya menambahkan, hasil panen dari kebun yang diusahakan warga binaan dapat dinikmati oleh mereka untuk mendukung ketahanan pangan di dalam rutan.

--page

Sedangkan lahan yang diusahakan, berada di dalam rutan dan di samping rutan dengan luas 700 meter persegi.

"Kalau yang di dalam karena lahannya sempit kami maanfaatkan untuk menanam sayuran, sedangkan lahan yang di luar rutan dimanfaatkan untuk menanam jagung, pepaya dan tanaman buah lainnya," pungkas Surya. (BOLE MALO/B-7)