MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Satu titik api disebutkan sempat muncul di Kabupaten Barito Utara. Terkait itu, Kapolres Barito Utara, AKBP Dodo Hendro Kusuma mengatakan, 1 titik api tersebut sudah tertangani dan tidak menyebar.

Sementara itu, pada tahun 2021 ini, persoenl TNI Polri ditekankan untuk melakukan penanganan terhadap karhutla.

Berbagai upaya telah dilakukan baik apel gelar pasukan dan sarana prasarana, pembentukan masyarakat peduli api, pembentukan desa tangguh, sosialisasi, serta patroli bersama.

“Untuk Kabupaten Barito Utara, disiapkan 60 personel untuk penanggulangan karhutla yang terdiri dari TNI, Polri, Manggala Agni, dan BPBD,” kata Dodo Hendro, Sabtu, 6 Maret 2021.

Selain itu dibangun 7 posko pantau untuk pencegahan dan penanganan karhutla ini.

--page

“Dalam penanganan karhutla ini, kita juga dibantu para relawan dan masyarakat peduli api serta pihak-pihak lainnya,” kata dia. (RAMADHANI/B-11)