PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng) mengajak masyarakat saling melindungi dengan tidak melakukan mobilitas yang tidak perlu, untuk mencegah penularan Covid-19.

“Selain tidak melakukan mobilitas yang tidak perlu, upaya selanjutnya adalah meningkatkan protokol kesehatan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment) serta berpartisipasi dalam program vaksinasi untuk menumbuhkan imunitas secara spesifik,” ungkap Ketua Satgas Covid-19 Kalteng, Sugianto Sabran melalui rilis tertulisnya, Minggu. 

Selain itu Tim Satgas menyampaikan secara global terus dilakukan penelitian terkait beberapa varian dan mutasi baru mulai dari varian B117 di Inggris, B1351 di Afrika Selatan hasil mutasi dari virus B117, dan varian P1 di wilayah Brazil.

Ilmuwan dunia terus mengamati dinamika persebaran virus ini, termasuk perubahan spikes atau protein yang akan menempel pada reseptor sel tubuh untuk memperbanyak diri.

“Tim Pakar Satgas Covid-19 Nasional di Indonesia menyampaikan dari hasil temuan Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, jumlah Whole Genum Sequencing (WGS) berjumlah 495 dengan 471 di antaranya WGS komplit,” tambahnya.

--page

Sedangkan Varian D614G sudah ditemukan sejak April 2020 dan hingga Februari 2021 seluruh WGS yang dilaporkan bervarian D614G. 

Namun, data pelaporan WGS terbaru oleh Balitbangkes menunjukkan ada 2 WGS yang memiliki varian B117 dari sampel yang diambil dari bulan Februari 2021. (HERMAWAN DP/B-5)