BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Rinie Anderson berharap kepada pemerintah kabupaten untuk bersama-sama memperjuangkan apa yang diinginkan masyarakat.
Karena dalam 2 tahun terakhir ini pokok pikiran (pokir) dari DPRD Kotim belum terealisasi seperti yang diharapkan karena terkendala anggaran.
"Akan tetapi program kegiatan pemerintah daerah yang skala prioritas sepakat dan tetap kita utamakan untuk dilaksanakan," kata Rinie, Senin, 8 Maret 2021.
Menurut Rinie pokok-pokok pikiran yang harus menjadi program prioritas, di mana hal ini dihimpun dari hasil menjaring aspirasi masyarakat pada saat pelaksanaan reses, musrembang desa dan kecamatan serta kujungan kerja ke daerah pemilihan Anggota DPRD masing-masing
Besar harapan mereka agar program kegiatan prioritas ini dapat diwujudkan dan direalisasikan oleh pemerintah kabupaten melalui satuan organisasi perangkat daerah sesuai dengan bidang tugasnya.
--page
"Perlu kita ketahui bersama bahwa pokok pikiran ini merupakan tanggung jawab dan janji kami kepada masyarakat di daerah pemilihan kami masing-masing," ujar Rinie.
Politikus PDI perjuangan itu menyebutkan aspirasi dari masyarakat ini kebanyakan aspirasi yang sudah berulang kembali disampaikan.
Hal ini lantaran keluhan dan aspirasi itu belum mampu direalisasi pemerintah kabupaten. Belum terealisasinya program itu bukan semata karena diabaikan tetapi juga dikarenakan faktor pembiayaan yang begitu sulit untuk program tersebut. (NACO/B-5)









