BORNEONEWS, Pulang Pisau - Dinas Perhubungan Pulang Pisau memastikan pengembangan Pelabuhan Bahaur di Kecamatan Kahayan Kuala, Pulpis akan dilakukan pada tahun 2021 dengan anggaran Rp 20 miliar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), Supriyadi mengatakan pembangunan pelabuhan laut itu akan dikelola Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).
“Nantinya akan tetap dilimpahkan kepada pemerintah daerah selaku pemilik lokasi pelabuhan untuk mengelolanya,” katanya, Selasa, 9 Maret 2021.
Meskipun demikian, pihaknya tetap bekerjasama dengan KSOP untuk pengembangan Bahaur itu sebagai pelabuhan yang multifungsi.
Dia menambahkan, pembangunan penambahan pelabuhan itu merupakan dukungan dari pelaksanaan program food estate yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo.
“Makanya, untuk mendukung itu dari Balai PUPR, Balai Sumber Daya Alam (SDA), dan dari Balai Perhubungan Darat, yang khususnya di dinas kita, akan ditunjang kembali 6 unit feri penyeberangan,” ucapnya.
Penambahan kapal feri juga akan dialokasikan untuk penyeberangan Mintin, penyeberangan Anjir Sampit, penyeberangan Maliku, penyeberangan Badirih, Pangkoh Kecamatan, dan Palampahen.
--page
Melihat titik sentral dimaksud, Dishub Pulpis juga mencoba akan melakukan pemetaan terminal C, khususnya di Palampahen dan Pangkoh.
“Untuk itu nanti kita akan melakukan survei, karena terminal tipe C ini untuk menghubungkan antar kota di dalam kabupaten,” katanya. (PPOST/ASPRIANTA)








