BORNEONEWS, Sukamara - Pemkab Sukamara menggelar sosialiasi Over Dimension And Over Load atau Odol, acara tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung aksi menuju Indonesia bebas Odol, Rabu, 10 Maret 2021.
Sekda Sukamara, Sutrisno mengatakan dalam rangka mendukung aksi tersebut, sehingga perlu adanya sosialisasi kepada seluruh pemangku kepentingan, terutama dalam hal pengangkutan sarana produksi dan hasil-hasil produksi Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang ada di Bumi Gawi Barinjam.
"Melalui rapat Indonesia bebas Odol pada tanggal 3 Februari yang lalu, bahwa Provinsi Kalimantan Tengah menargetkan bebas Over Dimension And Over Load pada 1 Januari 2023 mendatang," kata Sutriano.
Agar target tersebut bisa dicapai, maka salah satu langkah yang diambil adalah dengan mensosialiasikan kepada seluruh pemangku kepentingan, sehingga kedepan bisa bekerjasama dalam pelaksanaannya di Kabupaten Sukamara.
"Melalui forum lalulintas ini, diharapkan semua pemangku kepentingan dapat bersinergi untuk mencapai target pemerintah, yaitu zero over load di tahun 2023," harapnya.
--page
Acara yang dilaksanakan secara virtual tersebut juga diikuti oleh pihak kepolisian, jasa angkutan penumpang dan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang ada di Kabupaten Sukamara. (NORBASANAH/B-5)









