PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat serta menjalan fungsi dibidang pengawasan kalangan Anggota DPRD Kalteng beberapa waktu lalu telah melaksanakan kunker ke beberapa daerah yang ada di Kalteng.

Waket III DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh dalam kesempatan itu mengatakan ia bersama jajarannya berkesempatan mengunjungi UPT Puskesmas Selat yang ada di wilayah Kabupaten Kapuas.

"Kunjungan kita kesana melihat secara langsung pelaksanaan dan pelayanan vaksin untuk tenaga kesehatan yang ada di lingkungan UPT puskesmas Selat," ujarnya, 10 Maret 2021.

Farida menerangkan, bahwa pelayanan yang diberikan kepala UPT Puskesmas Selat pada saat itu sangat luar biasa. Penjelasan yang diberikan sangat detail ditambah dengan pelayanan yang sangat ramah.

Disela-sela kunjungan tersebut pihaknya juga diajak berkeliling UPT Puskesmas Selat, diketahui proses vaksinasi terus berjalan dan masuk dalam kategori tahap kedua, yakni vaksinasi untuk tenaga kesehatan.

--page

Selain itu, Farida juga memberikan apresiasi atas pelayanan dan berbagai inovasi yang dilakukan UPT Puskesmas Selat, dan sekarang ini Puskesmas tersebut sedang mempersiapkan vaksinasi bagi pelayanan publik yang masuk kategori prioritas yakni para guru, dan sejumlah pelayanan lainnya.

"Meskipun pelayanan vaksin berjalan dengan baik, dan sudah masuk tahap II untuk tenaga kesehatan, tidak bisa dipungkiri UPT Puskesmas Selat membutuhkan banyak dukungan, khususnya dalam peningkatan fasilitas," tuturnya.

Diungkapkannya, bahwa UPT Puskesmas Selat masih membutuhkan sejumlah pembangunan demi menunjang pelayanan yang diberikan.

Selain itu, UPT Puskesmas Selat masih membutuhkan banyak pembangunan termasuk lahan parkir bagi kendaraan, ditambah lagi lokasi jalan sekitar puskesmas juga cukup sempit, bahkan berdekatan dengan Taman Kanak-Kanak.

"Ketika pembelajaran tatap muka sudah aktif, tentu kondisi akan lebih berbahaya lagi karena harus berdampingan dengan anak-anak," jelasnya.

--page

"Paling berbahaya lagi yaitu posisi ambulans, belum ditambah dengan risiko dari bahaya dari limbah yang dihasilkan oleh UPT Puskesmas Selat itu sendiri, meskipun limbah itu sudah ditangani dengan sebaik mungkin," pungkasnya. (DONNY D/B-5)