BORNEONEWS, Sukamara - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Sukamara mengalami kenaian. Di tahun 2020 posisi IPM Sukamara berada di peringkat ketiga terendah se Kalimantan Tengah dengan angka 68,03.
"Indeks pembangunan manusia di Kabupaten Sukamara terus mengalami peningkatan dari tahun ketahun," kata Bupati Sukamara, Windu Subagio, Rabu, 10 Maret 2021.
Kenaiakan tersebut karena upaya-upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah dalam bidang kesehatan, pendidikan dan juga peningkatan ekonomi. Dimana sebelumnya Sukamara menduduki posisi kedua terendah, dan saat ini berada diperingkat ketiga di Provinsi Kalimantan Tengah.
"Pada tahun 2019 IPM kita sebesar 67, 95 naik menjadi 68,03 pada tahun 2020. Jadi kita ada kemajuan satu peringkat dari tahun 2018, kita tetap bersyukur walaupun sedikit, setidaknya ada peningkatan," ujarnya
Bupati menjelaskan, indeks pembangunan manusia adalah ukuran ringkas rata-rata capaian atau keberhasilan dimensi utama pembangunan manusia yang mencakup umur panjang dan hidup sehat, mempunyai pengetahuan, dan memiliki standar hidup yang layak.
--page
"Mudah-mudahan tahun yang akan datang IPM kita bisa kembali meningkat, yang tentunya juga harus dibarengi dengan upaya yang maksimal dari semua pihak," harap Windu Subagio. (NORHASANAH/B-5)









