BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Varian baru virus corona yakni B117 memang sudah muncul di Indonesia. Namun varian itu belum ditemukan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kobar, Achmad Rois, Rabu, 10 Maret 2021 menjelaskan semua pihak memang warus waspada terhadap varian baru tersebut, namun jamgan sampai menimbulkan ketakutan yang berlebihan.
"Berdasarkan informasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), varian virus corona B117 ini memang memiliki daya tular sekitar 50 - 70 persen lebih tinggi dibanding covid-19," kata Achmad Rois.
Tetapi, WHO juga mengatakan gejala orang yang tertular masih sama dengan penderita covid-19.
"Sedangkan tingkat kematian atau fatalitas dari varian baru tersebut tetap sama dengan covid-19, yang berarti tidak ada peningkatan keganasan virus," jelasnya.
Karena itulah, walaupun saat ini aktivitas perekonomian warga secara perlahan mulai berjalan, namun diharapkan setiap individu tetap mematuhi dan disiplin protokol kesehatan.
--page
"Karena tingkat penularan virus tersebut bisa digolongkan cepat dan cerdas. Ketika sudah ada di satu wilayah kemungkinan besar akan menyebar di banyak wilayah," pungkas dia. (WAHYU KRIDA/B-11)









