BORNEONEWS, Palangka Raya – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng) menyampaikan Indonesia sudah memiliki vaksin Astrazaneca namun belum diberikan ke masyarakat.
“Satgas Covid-19 Nasional juga menegaskan bahwa vaksin Astrazaneca sudah tiba di Indonesia, tetapi belum disuntikan kepada target sasaran,” ungkap Ketua Satgas Penanganan Vovid-19 Kalteng, Sugianto Sabran melalui rilis tertuisnya.
Satgas menekankan vaksin ini harus melalui berbagai proses terlebih dahulu sebelum di berikan ke masyarakat. Salah satunya dengan menunggu izin dari Kementerian Kesehatan.
Selain itu, harus menunggu sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Adapun untuk KIPI dari vaksin apapun, terus dipantau oleh fasilitas kesehatan pelaksana vaksinasi, diawasi secara terpusat oleh Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM).
“Selanjutnya dianalisis oleh Komisi Nasional (Komnas) Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI),” tambahnya.
--page
Tim Satgas Covid-19 Kalteng mengingatkan masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan 4M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. Sebab, perilaku sehat 4M dinilai sebagai upaya pencegahan yang sangat penting.
“Setiap orang harus mau dan mampu melakukan perubahan perilaku kepatuhan 4M, sehingga dapat mencegah terjadinya penularan Covid-19,” tegas Tim Satgas. (HERMAWAN DP/B-6)









