KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Sungai Katingan di Kabupaten Katingan mulai dari wilayah hulu atau Utara hingga sampai ke bagian hilir atau selatan saat ini tengah surut. Bahkan dibeberapa wilayah sudah tampak gundukan pasir di tengah sungai yang biasa disebut warga setempat 'gosong'.

Pantauan borneonews.co.id, sejak dua hampir sebulan terakhir daerah aliran sungai atau DAS Katingan ini sudah mulai menyurut.

Meski kadang hujan lebat mengguyur wilayah Katingan, namun tidak serta merta membuat debit air Singai Katingan ini surut.

Apalagi akhir-akhir ini curah hujan semakin jarang terjadi hingga menyebabkan Sungai Katingan terutana wilayah Kasongan Kecamatan Katingan Hilir terus menyurut.

Surutnya Sungai Katingan ini dikeluhkan para petani atau pemilik keramba ikan di Sungai Katingan. Pasalnya akibat sungai surut dikhawatirkan ikan di keramba mereka terancam mati.

--page

Hatimi, salah seorang pemilik keramba ikan yang juga Ketua RT di Kampung Banjar Kecamatan Katingan Hilir mengaku sedih dengan kondisi air Sungai Katingan yang terus menyurut itu.

Pasalnya jika kondisi air sungai terlalu surut, maka posisi air akan berubah ke tengah. Sehingga keramba yang sebelumnya berada di tepi atau dekat bibir sungai harus digeser agak ke tengah untuk menghindari air kering.

"Sehingga kadang pemilik keramba terlambat menggeser posisi keramba, menyebabkan ikan banyak mati," ujarnya.

Selain itu kondisi air sungai yang surut juga menyebabkan arus air berkurang, bahkan di beberapa tempat meski kondisi air aman namun tidak berarus alias tenang.

Air yang tenang ini juga menjadi pemicu matinya ikan keramba. Untuk itu dirinya berharap agar curah hujan di wilayah Katingan kembali meninggi seperti awal 2021, sehingga DAS Katingan kembali pasang. (ABDUL GOFUR/B-6)