BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Maskapai pelayaran berharap agar Tes GeNose bisa diterapkan di Pelabuhan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Pasalnya, penerapan aturan rapid test antigen sebagai syarat wajib ketika bepergian ke luar pulau dianggap terlalu membebankan masyarakat.
Kepala Cabang Pelni Kobar Antonius Lumban Gaol, Senin, 15 Maret 2021 mengatakan sebenarnya alat tes GeNose bisa diterapkan di Pelabuhan Panglima Utar Kumai.
"Saya rasa hal tersebjt bisa diterapkan, karena di Pelabuhan Tanjung Priok sudah akan dimulai penggunaannya. Saya berharap Gnose ini segera diterapkan untuk kemudahan pada masyarakat untuk bepergian," jelasnya.
Dia berharap alat tes Covid-19 GeNose bisa segera diterapkan dalam arus mudik 2021. Terpisah, Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama Kumai, Firman Dhandy sangat mendukung bila pemerintah menerapkan penggunaan alat tes Covid-19 Genose bagi penumpang kapal.
--page
"Tentunya kami sangat mendukung bila alat tes GeNose ditempatkan di Terminal Penumpang Panglima Utar, Kumai. Karena dengan harga yang kurang dari Rp 25 ribu rupiah serra tingkat keakuratan mencapai 97 persen, saya yakin biaya tes bebas covid-19 terjangkau bagi masyarakat," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)









