SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Bupati Sukamara, Windu Subagio berharap rencana pembangunan pelabuhan oleh investor tambang pasir silika di Kecamatan Pantai Lunci bisa terwujud.

"Untuk saat ini ada beberapa investor tambang pasir silika. Karena mereka mau nambang, tentunya mereka perlu pelabuhan, makannya ada beberapa wacana dari perusahaan tambang tersebut ingin membuat jetty atau pelabuhan diseputaran Pantai Lunci," katanya, Selasa 16 Maret 2021.

Saat ini sudah ada beberapa titik atau tempat yang akan diwacanakan sebagai lokasi pelabuhan, namun untuk kepastiannya belum diketahui karena masih dilakukan investigasi atau survey.

"Harapan saya terkait rencana tersebut, ini bisa terwujud dan terbangun, dan dengan adanya pelabuhan ini juga bisa kita manfaatkan," ujarnya.

Windu menuturkan untuk membawa potensi atau sumber daya alam keluar dari Sukamara saat ini masih terkendala pelabuhan dan muara yang dangkal, sehingga adanya pelabuhan memang sangat dibutuhkan.

--page

"Mura kitakan dangkal, sehingga agak surut, mungkin bisa untuk mengangkut tetapi kalau jumlahnya kecilkan tidak fleksibel dalam satu usaha," tuturnya.

Windu menambahkan potensi pasir silika di Kecamatan Pantai Lunci mencapai 20 ribu hektar. Saat ini sudah ada 9 investor yang mengajukan izin kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk bisa melaksanakan aktivitas pertambangan diwilayah tersebut.

Untuk mendapatkan izin pertambangan pasir silika dinilai memakan waktu yang cukup panjang, karena ada beberapa hal yang harus dipenuhi investor untuk bisa melakukan aktivitas tersebut.

"Jadi sebetulnya urusan administrasi, legalitas dan lain sebagainya itu cukup panjang. Saat ini masih berposes," tutupnya. (NORHASANAH/B-6)