PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kodim 1014 Pangkalan Bun menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW di di Musala Hayanah Kodim setempat, Selasa, 16 Maret 2021. 

Peringatan tersebut sekaligus sebagai momentum bagi anggota TNI untuk meningkatkan iman dan taqwa (Imtaq), serta menangkap pesan-pesan kehidupan sebagaimana diajarkan oleh Nabi besar Muhammad SAW. Selain itu, juga menjadi refleksi pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kegiatan digelar tetap dengan mengedepankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid 19. Kegiatan dihadiri oleh prajurit, PNS serta Persit KCK dengan jumlah yang dibatasi.

Peringatan Isra Mikraj dimulai setelah salat Zuhur diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Ustadz Alpian Andi yang juga sebagai pengajar di TPA Hayanah Kodim. Lantunan ayat suci Al-Qur’an membawa suasana hening dan khusyuk, seolah membawa kedalam dimensi ruang keimanan yang mendalam.

Komandan Kodim 1014 /Pbn Letkol Arh Drajad Tri Putro dalam sambutannya mengatakan, Isra Mikraj merupakan momentum yang pas untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Isra Mikraj juga menjadi jalan untuk dapat memperteguh sikap istiqomah dalam meneladani perjuangan Rasulullah.

--page

"Untuk itu, saya mengingatkan para prajurit, maupun PNS TNI sebagai kaum muslimin, setiap memperingati Isra Mikraj, hendaknya tidak sekadar larut dalam acara seremonial saja, tetapi bagaimana kita dapat mengimplementasikan nilai-nilai dan hikmah yang terkandung di dalamnya. Utamanya teladan tentang kesungguhan, ketabahan dan kesabaran Rasul dalam mengemban amanah yang begitu berat," pesan Dandim.

Dandim juga menyampaikan bahwa pada peristiwa Isra Miraj itulah umat muslim diwajibkan melaksanakan salat 5 waktu dalam sehari semalam. Dengan salat inilah yang membedakan Umat Nabi Muhammad SAW dengan umat lainnya.

"Perintah salat sudah jelas, maka dari itu saya mengajak seluruh prajurit dan PNS Kodim untuk bersama-sama mendirikan salat 5 waktu berjama’ah," ajak Dandim.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Rohadi menyampaikan, walau dalam keadaan terbatas karena masih masa Pandemi Covid 19, patut bersyukur masih bisa melaksanakan peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW di musala itu. 

"Isra Mikraj merupakan inti dari perjalanan Nabi Muhammad SAW, dimana munculah perintah untuk melaksanakan salat lima waktu dari Allah SWT. Semoga kita dapat menghayati dan memedomani ajaran dan keteladanan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya.  (DANANG/B-7)