BORNEONEWS, Palangka Raya - Solidaritas Perempuan (SP) Mamut Menteng Kalimantan Tengah (Kalteng) menilai salah satu faktor pendorong tingginya pernikahan anak usia dini di Kalteng adalah ekonomi.
“Saya lihat memang salah satu faktor penyebab pernikahan usia dini adalah ekonomi,” kata Ketua Badan Eksekutif SP Mamut Menteng Kalteng, Margaretha Winda F Karotina.
Ia mengatakan berdasarkan pemantauan SP, kebanyakan masyarakat di kawasan pedesaan Kalteng masih banyak bergantung dengan kawasan hutan di sekitarnya.
“Mereka banyak masih bergantung kepada hutan, dimana sumber-sumber pangan kehidupan dari hutan. Ketika hutan dirampas dialihkan menjadi konservasi ataupun investasi otomatis sumber sumber kehidupan mereka menjadi hilang,” kata dia.
Selain itu faktor pendidikan di beberapa kawasan masih ada desa yang minim fasilitas pendidikan. Jika sarana pendidikan yang bisa di gunakan hanya sampai Sekolah Dasar (SD) menurutnya masyarakat tidak akan mendapat pendidikan yang layak.
--page
“Jadi memang sebenarnya masalahnya bukan hanya hilangnya sumber kehidupan dan ekonomi. Karena juga ketika mereka ingin melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi ke SMA atau SMP tidak ada sarana,” ungkapnya. (HERMAWAN DP/B-11)








