PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengajak generasi muda untuk pintar memanfaatkan peluang.

Terutama terkait potensi peningkatan ekonomi yang biasanya untuk masyarakat pedesaan yang hanya mengandalkan hasil dari hutan. Sehingga tetap tidak akan kesulitan walaupun nantinya ada pengalihfungsian hutan.

“Mengenai pergeseran sumber daya dan peluang, mari (kita) jaga generasi baru agar melihat (potensi). Jangan sampai tidak ada sumber daya hutan tidak punya masa depan,” kata Kepala P3APPKB Kalteng, Rian Tangkudung.

Rian mengingatkan generasi muda menanamkan pola pikir untuk mengubah setiap tantangan menjadi peluang. Ia menegaskan pemerintah juga akan ikut mendorong terwujudnya hal tersebut.

Salah satu langkahnya adalah dengan mendorong Forum Anak Daerah (FAD) ikut andil dalam menyumbangkan pikiran dalam pembangunan daerah. Pemikiran tersebut dapat disampaikan melalui Musrembang, baik di kecamatan maupun provinsi.

--page

“Pemerintah juga mendorong orang tua agar mengutamakan pendidikan anaknya. Jadi perlu pengorbanan untuk anak usia sekolah,” ungkapnya.

Menurut Rian, pendidikan tidak harus sampai jenjang universitas. Ia menilai pendidikan vokasional saja sudah mampu untuk merebut masa depan. 

“Jika mereka tau masa depan maka keinginan atau dorongan menikah di usia dini pasti akan menurun. Mereka pasti berpikir akan membentuk masa depan dulu,” tandasnya. (HERMAWAN DP/B-6)