PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Gubernur Kalteng, Habib Ismail Bin Yahya meminta kepada kepala daerah seluruh Kalimantan Tengah agar segera menyelesaikan realokasi dan refocusing anggaran paling lambat April 2021.

Hal itu perlu dilakukan berdasarkan arahan dari Pemerintah Pusat mengenai realokasi dan refocusing DAU, DBH serta Dana Desa untuk pelaksanaan vaksinasi dan penanganan covid-19.

"Kita minta untuk realokasi maupun refocusing anggaran tersebut segera diselesaikan paling lambat bulan April 2021 ini semuanya selesai," kata Ismail, Jumat, 19 Maret 2021.

Adapun ketentuan yang telah ditetapkan dalam realokasi dan refocusing tersebut yaitu DAU paling sedikit sebesar 8 persen dari alokasi DAU TA 2021, dan Dana Desa paling sedikit sebesar 8 persen dari Dana Desa yang diterima oleh masing-masing Desa.

Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19, mendukung kelurahan dalam pelaksanaan penanganan pandemi Covid-19, serta untuk insentif tenaga kesehatan daerah.

--page

Selanjutnya, ada juga untuk belanja kesehatan lainnya dan kegiatan prioritas yang ditetapkan oleh Pemerintah, bantuan Langsung Tunai Desa, dan kegiatan penanganan pandemi Covid-19 yang merupakan kewenangan desa.

Diungkapkan sesuai data DAU pemerintah daerah se-Kalteng, maka perkiraan alokasi atau refocusing untuk vaksinasi dan penanganan covid-19 tahun 2021 yaitu Rp 739.159.726.880.

"Saya minta kepala daerah agar mengoptimalkan realokasi atau refocusing ini untuk kesuksesan pelaksanaan vaksinasi dan penanganan Covid-19," imbuhnya. (DONNY D/B-6)