KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Anggota DPRD Gunung Mas (Gumas) Rayaniatie Djangkan meminta masyarakat di desa untuk mengubah pola pikir. Ini perlu dilakukan untuk mencapai peningkatan taraf ekonomi dan kesejahteraan.

”Perubahan pola pikir harus dilakukan oleh masyarakat yang ada desa. Agar bisa merealisasikannya, terlebih dahulu harus diketahui karakter masyarakat, karena akan sulit dilakukan apabila tidak diketahui karakternya,” ucap Raya, Jumat (19/3).

Ada enam karakter masyarakat di desa, yakni tidak mudah percaya terhadap teori, selalu ingin yang bersifat instan tanpa melalui proses, cepat bosan dan mudah menyerah, suka ikut-ikutan tanpa melihat dampak positif dan negatif, tidak memanfaatkan peluang yang ada, dan selalu mengandalkan sumber daya alam (SDA) sebagai sumber kehidupan.

”Jika karakter masyarakat sudah diketahui, maka tidak sulit untuk merubah pola pikir mereka. Apapun bisa dilakukan jika ada kemauan dari masyarakat,” ujarnya.

Legislator dari daerah pemilihan (dapil) I mencakup Kecamatan Kurun, Mihing Raya, dan Sepang ini mengakui, agar bisa sukses dalam merubah pola pikir masyarakat, semua dapat dilakukan melalui program yang terintegrasi dan tuntas.

--page

”Program tersebut merupakan konsep yang menunjukkan konsistensi antara tindakan dengan nilai dan prinsip. Contoh, kita bisa menjadikan desa sebagai sentra industri kecil yang disesuaikan dengan potensi desa, seperti usaha perternakan, perikanan, pertanian, dan perkebunan,” tuturnya.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini pun menilai, salah satu upaya untuk merubah pola pikir masyarakat adalah dengan pemberian bibit ternak. Apabila mampu dimanfaatkan dengan baik, pastinya akan memberi nilai lebih untuk pendapatan ekonomi keluarga.

”Selain perubahan usaha, perubahan budaya petik ke budaya tanam, dan pola hidup konsumtif ke pola hidup sederhana juga harus dilakukan masyarakat, apabila mereka ingin kehidupannya lebih sejahtera,” pungkasnya. (nth)