BORNEONEWS, Muara Teweh – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara, M Iman Topik menyebutkan bahwa dalam peta kawasan yang dibuat untuk rencana strategis kawasan food estate yakni ada lima kecamatan.
Lima kecamatan tersebut adalah Kecamatan Teweh Baru, Teweh Timur, Teweh Selatan, Gunung Timang, dan Gunung Purei.
"Bisa juga kita tambahkan untuk areal Desa Lemo di sekitar Dusun Durian Ramba. Rencananya, di kawasan tersebut terdiri dari kawasan untuk hortikultura, perkebunan, pemukiman penduduk, dan tanaman pangan lainnya,” kata Kadis PUPR M Iman Topik, Sabtu 20 Maret 2021.
Sementara, Kepala Bappedalitbang, Muhlis mengatakan bahwa sesuai dengan penyelarasan keinginan Bupati, dari 40.000 hektar yang direncanakan, 10.000 hektar akan difokuskan di Desa Lemo.
"Kita rencanakan di area sepanjang jalan Lemo - Durian Ramba. Itu akan mempercepat perkembangan daerah tersebut, beriringan dengan jalan yang sedang dibangun," jelas Muhlis.
--page
Hal tersebut juga, kata Muhlis, sejalan dengan keinginan Bupati untuk mengkoneksikan Jalan Lemo-Palangkaraya. Dimana nantinya akan terkoneksi jalan yang menghubungkan Ibu Kota Provinsi Kalteng-Ibu Kota Kabupaten Barito Utara-Ibu Kota Negara yang baru.
"Kita selaraskan keinginan Bupati Barito Utara H Nadalsyah, sesuai dengan aturan yang ada dan dengan hal-hal yang mendukung program tersebut," ungkap Muhlis.
Sementara dari Dinas Pertanian Barito Utara menyampaikan bahwa pihaknya siap untuk mensukseskan program Food Estate khususnya dalam hal teknis terkait budidaya tanaman dan hal teknis lainnya. (RAMADHANI/B-5)









