SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor kembali mengajak masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan.

"Kita harus bersama-sama menjaga hutan, stop pembakaran demi kelestariannya," kata Halikinnor dalam rangka Hari Hutan Internasional, Senin, 22 Maret 2021.

Saat ini, Pemkab Kotim sudah menetapkan status siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Hal itu sebagai langkah antisipasi agar karhutla tidak terjadi.

"Kalau sudah kabut asap, bukan hanya kesehatan manusia saja, namun aktivitas masyarakat dan perekonomian juga akan terganggu," kata Halikinnor. 

Dia juga mengajak agar seluruh kalangan masyarakat di daerah ini memiliki visi dan misi yang sama untuk menjaga kelestarian hutan.

"Kalau bukan kita siapa lagi. Kalau bukan sekarang kapan lagi," kata Halikinnor.

Banyak manfaat yang didapatkan jika hutan terus ada dan lestari. Terutama dalam mengantisipasi terjadinya bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor.

--page

"Hari Hutan Internasional ini mengingatkan kepada masyarakat tentang pentingnya hutan bagi kelangsungan hidup manusia. Dan itu harus menjadi perhatian kita semua," harap Halikinnor. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)