MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Pemkab Barito Utara menggelar rapat Persiapan On Klinik Kebjiakan Satu Peta, sehubungan akan dilaksanakannya Klinik Online tindak lanjut rekomendasi penyelesaian tumpang tindih informasi geospasial tematik di Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka implementasi kebijakan satu peta di Palangka Raya, Selasa, 23 Maret 2021.

Rapat dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Rakhmat Muratni didampingi Kepala Bappedalitbang, serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Rakhmat Muratni menyampaikan, rapat diadakan khusus untuk me-review peta identifikatif tumpang tindih dari masing-masing perangkat daerah.

"Masing-masing perangkat daerah menyusun data-data yang akan kita sampaikan pada rapat tanggal 29 Maret 2021 nanti," kata Muratni.

Sementara, Kepala Bappedalitbang menjelaskan dalam rapat terdahulu disepakati leading sector terkait untuk menelusurinya, sehingga permasalahan tumpang tindih lahan dapat diselesaikan.

--page

Kadis PUPR, Iman Topik menambahkan sebaiknya ada inventarisasi dari semua perangkat daerah terkait untuk langkah penanganan. (RAMADHANI/B-11)