BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dengan adanya izin mudik lebaran di tengah pandemi Covid-19, maka Bandara Iskandar Pangkalan, Kabupaten Kotawaringin Barat akan memulai berbagai kesiapan, menghadapi arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri 2021.
Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Iskandar Pangkalan Bun, Zuber mengakan menjelang menghadapi mudik lebaran tahun ini ada wacana otoritas bandar udara dari Balikpapan mengirimkan tim untuk melakukan pemeriksaan di Bandara Iskandar Pangkalan Bun.
"Otoritas akan mengirimkan tim ke sini melakukan evaluasi dan verifikasi terkait dengan penyelenggaraan terhadap peralatan kita, baik sisi keselamatan, keamanan dan kenyamanan," kata Zuber, pada Selasa, 23 Maret 2021.
Zuber menerangkan apabila nanti ditemukan masalah, seperti misalnya run way ada markanya agak kurang jelas atau kabur, maka pihak UPBU Iskandar akan menindaklanjutinya. Kemudian untuk kenyamanannya juga akan diverifikasi dan akan jadi catatan kemudian dievaluasi dan ditingkatkan.
"Mengingat saat ini masih mewabahnya pandemi Covid-19, bagaimana alat pendukung penerapan protokol kesehatan tersedia dan penumpang dapat menerapkan protokol kesehatan, sehingga dalam perjalanan dapat aman dan nyaman," ungkapnya.
--page
Zuber menjelaskan sebenarnya pemeriksaan yang dilakukan oleh otoritas penerbangan tidak hanya saat akan menghadapi arus mudik lebaran atau hari besar saja.
Namun pihak otoritas ini rutin melakukan verifikasi 3 bulan sekali. Jadi dalam satu tahun itu bisa 4 kali mereka melakukan verifikasi, demi keamanan, keselamatan dan kenyamanan penumpang.
"Untuk penambahan berkaitan dengan frekuensi penerbangan atau extra flight dari airline sampai saat ini belum ada, jadi kapasitasnya nasih normal dengan kapasitas maksimal yang akan diangkut perusahaan penerbangan," pungkasnya. (DANANG/B-6)









