PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya  - Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, meminta masyarakat di kota setempat ikut menyukseskan Program Pendataan Keluarga 2021.

"Mari dukung Program Pendataan Keluarga secara serentak tahun ini," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Palangka Raya, Sahdin Hasan di Palangka Raya, Selasa.

Bentuk dukungan itu, menurut dia, seperti dengan aktif menyampaikan informasi yang benar kepada petugas pendata yang akan mendatangi rumah penduduk. 

Sahdin mengatakan pendataan keluarga sangat penting dilakukan guna mengetahui kondisi keluarga, demi mewujudkan dan membangun keluarga yang berkualitas.

"Program ini dijadwalkan dilaksanakan selama dua bulan mulai 1 April hingga 31 Mei 2021. Untuk itu kami minta masyarakat juga bersiap-siap," kata Sahdin.

--page

Dia menambahkan pendataan keluarga atau data kependudukan tahun 2021 atau saat pandemi COVID-19 ini nantinya petugas pendata mendatangi setiap rumah warga dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Sebelumnya Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo mengatakan Pendataan Keluarga 2021 untuk memotret kondisi keluarga Indonesia saat ini demi membangun keluarga yang berkualitas.

Potret kondisi keluarga itu juga sebagai upaya untuk merunut masalah sampai ke tingkat keluarga guna menganalisis akar penyebab masalah di tingkat keluarga.

Hal itu, ujar Hasto, menggarisbawahi pentingnya Pendataan Keluarga untuk memotret kondisi keluarga dan menjadi alasan BKKBN melakukannya sesuai dengan tujuan untuk membangun keluarga berkualitas.

Dia menegaskan bahwa BKKBN tidak akan bisa memperbaiki keluarga Indonesia menjadi lebih berkualitas jika tidak mengetahui potret keluarga saat ini.

--page

Para petugas akan mengumpulkan data terkait dengan kependudukan, data Keluarga Berencana dan data tentang pembangunan keluarga.

Menurut Hasto, pandemi menyebabkan Pendataan Keluarga yang awalnya direncanakan dilakukan pada 2020 diundur untuk dilakukan pada tahun 2021 ini.

ANTARA