TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - SMA Negeri 1 Tamiang Layang akan menggelar ujian sekolah berbasis komputer pada 29 Maret hingga 7 April 2021. Gina mencegah penyebaran covid-19, BPBD Damkar Barito Timur sebagai Sekretariat Satgas Penanganan Covid-19 mewajibkan penyelenggara menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Penyelenggara harus menetapkan physical distancing selama proses kegiatan, serta menyiapkan tempat cuci tangan, sabun, tisu, dan bak sampah di pintu masuk," ujar Kepala Pelaksana BPBD Damkar Barito Timur, Riza Rahmadi di Tamiang Layang, Jumat, 26 Maret 2021.

Panitia juga menyiapkan petugas yang cukup untuk menegakkan protokol kesehatan sekaligus memastikan seluruh peserta dan penyelenggara dalam kondisi sehat melalui pengecekan suhu badan dengan thermogun.

"Seluruh peserta dan penyelenggara wajib menggunakan masker. Ruangan atau lokasi ujian harus disterilisasi menggunakan disinfektan sebelum dan sesudah acara dilaksanakan serta saat pergantian sesi," tambah Riza.

Selain itu, lanjutnya, tempat antrian dan tempat duduk diatur dengan jarak minimal 1 meter untuk menghindari kontak fisik. Panitia diwajibkan menyiapkan masker cadangan untuk peserta yang datang tidak menggunakan masker serta menyiapkan hand sanitizer di depan pintu toilet.

"Selama kegiatan kantin sekolah juga tidak boleh dibuka," tegas pria yang menjabat sebagai Wakil Sekretaris Satgas Covid-19 Bartim ini.

Dia menambahkan, untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan selama ujian sekolah, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polri, TNI dan Satpol PP sebagai bagian dari satgas covid-19.

--page

Terpisah, Kepala SMA Negeri 2 Tamiang Layang, Istiqomah menegaskan komitmen sekolah dalam mematuhi protokol kesehatan selama penyelenggaraan ujian sekolah berbasis komputer.

Dia mengungkapkan, jumlah peserta ujian sekolah berbasis komputer berjumlah 226 orang, jumlah siswa pada setiap ruangan akan dibatasi sesuai protokol kesehatan yang disepakati dengan BPBD Damkar.

"Saya berharap pada saat ujian nanti siswa dan gurunya tetap disiplin protokol kesehatan sehingga ujian dapat berjalan lancar sesuai harapan," kata Istiqomah. (BOLE MALO/B-11)