BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Rimbun meminta pemerintah kabupaten dalam menggunakan anggaran sesuai dengan kebutuhan dan perencanaan yang telah ditetapkan.
Menurutnya, dalam APBD 2021 nanti ada beberapa program pembangunan yang menjadi prioritas, untuk itu penggunaannya harus benar-benar efektif agar tepat sasaran supaya pembangunan bisa lebih merata, baik itu di wilayah perkotaan maupun daerah pedalaman.
Program pembangunan prioritas nanti yang perlu dan harus dilaksanakan adalah infrastruktur, ekonomi masyarakat, pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan dan ketahanan pangan.
"Di sisi lain juga kami mendorong agar peluang dan sumber PAD di Kabupaten Kotim masih banyak yang belum di garap dan dikelola dengan baik dan benar, salah satunya adalah sektor galian C, terutama yang ada di wilayah perusahaan perkebunan kelapa sawit," katanya, Minggu, 28 Maret 2021.
Sumber PAD yang sangat besar tersebut sampai saat ini masih belum digarap dengan baik oleh pemerintah kabupaten, dirinya harap pada 2016 nanti galian C yang ada di perkebunan kelapa sawit bisa dimanfaatkan sehingga dapat mendongkrak PAD.
--page
Ia berharap dalam peningkatan PAD nantinya hendaknya masyarakat jangan dijadikan sebagai obyek pendapatan dari sektor pajak.
"Masyarakat jangan diberatkan dengan beban pajak dan menjadi sasaran utama pajak, tapi pelaku usahalah yang harus menjadi sasaran pajak retribusi ini,” tandasnya. (NACO/B-7)









