PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebanyak 4.675 debitur Bank Negara Indonesia (BNI) mengikuti akad masal Kredit Pemilikan Rumah (KPR)  Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) BNI. Kegiatan dengan tema 'Millenial Berani Punya Rumah' itu digelar secara serentak se - Indonesia, Selasa, 30 Maret 2021.

Meski kegiatan dipusatkan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, acara ini tetap diikuti berbagai kantor wilayah dan cabang termasuk Kantor Cabang BNI Pangkalan Bun melalui aplikasi pertemuan virtual.

Pemimpin Cabang BNI Pangkalan Bun, Ruliansyah seusai kegiatan penandatanganan akad massal yang dilakukan di Aula Hotel Alibaba Pangkalan Bun menjelaskan di wilayah tugasnya kegiatan ini diikuti oleh 10 developer perumahan dan total 58 nasabah.

"Namun untuk melaksanakan protokol kesehatan yang hadir dan mengikuti acara ini secara langsung di tempat ini 5 orang perwakilan debitur dan 8 developer," katanya.

Ruliansyah melanjutkan sebenarnya, progran akad massal ini sudah berjalan sejak 2018 tiap 3 bulan sekali.

--page

"Tapi di 2020 kegiatan kembali berjalan, karena program KPR Sejahtera FLPP ini merupakan program pemerintah yang sangat membantu masyarakat yang notabene berpenghasilan di bawah Rp 4 juta per-bulan," jelasnya.

Ruliansyah menambahkan ada perbedaan antara akad KPR komersial dengan program subsidi oleh pemerintah. 

"Di antaranya pada progran KPR Sejahtera FLPP  bunga KPR-nya hanya 5 persen hingga masa kredit selesai, baik yang masa kreditnya 5, 10, 15 hingga 20 tahun, sedangkan untuk akad KPR komersial minimal bunga yaitu 8,75 persen," tutur Ruliansyah. (ADVERTORIAL/B-7)