PURUK CAHU –

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Ketua Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Murung Raya (Mura) Drs. Perdie M Yoseph MA menyampaikan seluruh tim dilapanga diminta lebih tegas dalam melakukan pencegahan penyebaran Virus Korona baik dilingkungan Pemerintah maupun di masyarakat.

Karena kata Bupati Mura ini jauh lebih baik tegas mencegah sebagai upaya untuk melindungi masyarakat, karena dengan ketegasan masyarakat akan terus dorong kesadarannya untuk mendukung kebijakan Pemerintah dalam penegakan protocol kesehatan atau Prokes.

“Saya minta baik itu tim medis dilapangan, tim penegakan Prokes untuk lebih tegas untuk melakukan pencegahan, masyarakat harus terus didorong untuk bisa disiplin dalam penerapan Prokes agar segera dapat memutus mata rantai penyebaran,” kata Bupati, Selasa.

Dikatakan Bupati kurangnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan Prokes termasuk dilingkungan Pemerintah menjadi factor dasar yang mengakibatkan kasus di Mura selalu bertambah, termasuk juga kejujuran dan upaya pencegahan dari prinadi masing masing masih kurang maksimal.

Sehingga tim yang bekerja dilapangan diminta untuk lebih tegas terhadap masyarakat yang melakukan pelanggaran termasuk aparatur Pemerintah namun tetap dengan menggunakan cara yang prefentif dan pendekatan namun tetap memberikan sanksi sesuai aturan terhadap pelanggar.

--page

Selain itu, operasi atau razia penggunaaan masker termasum sidak di titik yang kerap terjadi kerumuman maupun dilingkungan kantor juga harus terus digencarkan.

Selain itu, dirinya juga telah memerintahkan satuan tugas yang ada di Gugus Tugas untuk sering melakukan inspeksi di lingkungan perkantoran terkait dengan penerapan Prokes, dan memberikan sanksi tegas tapabila menemukan pelanggaran, baik terhadap jajaran maupun pimpinan SOPD yang ertanggung jawab di kantornya.

Dan semua sanksi sudah tertuang dalam Perbup terkait penegakan protocol kesehatan yang sudah diberlakukan sejak beberapa munggu lalu sebagai pedoman dalam melakukan tindakan dan penerapan sanksi.

Diungkapkan saat ini, jumlah kasus Covid-19 di Mura terus bertambah meski beberapa hari terakhir tidka begitu signifikan.

Sebagai antisipasi juga dilakukan swab masal ke beberapa kelompok atau komunitas yang terindikasi berpotensi sebagai klaster penularan termasuk jugamelaksanakan vaksinasi serentak. (trs)