BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berinisiatif untuk melakukan penimbunan jalan ruak di Jalan M Hatta atau Lingkar Selatan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit.
Hal tersebut dilakukan dengan menerima bantuan dari para sopir truk yang sering menggunakan jalan itu. Begitu juga dengan pihak perusahaan besar swasta (PBS) serta dari Pelindo yang rencananya akan segera digelar pertemuan.
"Kemarin ada bantuan dari para sopir angkutan sebanyak 50 rit, sehingga masih kurang 1.500 rit lagi material agregat," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kotim Machmoer, Kamis, 01 Maret 2021.
Material tersebut akan digunakan untuk perbaikan Jl M Hatta yang mengalai kerusakan. Dengan kerusakan di dekat Bundaran Balanga sepanjang 55 meter, dan setelah itu ada lagi kerusakan sepanjang 600 meter.
Bantuan yang dibutuhkan pihaknya sendiri material agregat klas B. Hal itu dilakukan, agar lebih mempermudah pihak Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk memperbaiki jalan tersebut.
--page
"Kalau anggaran dari Provinsi Kalteng sudah keluar, maka akan lebih mudah nantinya untuk melanjutkan, dan dana tersebut bisa digunakan untuk memperpanjang perbaikan," kata Machmoer.
Sementara, pemerintah daerah sendiri tidak menerima bantuan berupa uang. Namun semua harus berupa material agregat. Pihaknya berharap, kebutuhan material tersebut bisa segera terpenuhi, dalam waktu dekat.
"Rabu ini mudah-mudahan terpenuhi. Dan semua yang terlibat sepakat membantu. Sehingga jalan bisa lebih baik, dan tidak membahayakan," harap Machmoer.
Jika nantinya penimbunan jalan sudah selesai. Maka angkutan berat melebihi beban jalan tidak boleh lagi melintas jalan dalam kota. Guna menghindari kerusakan makin parah jalan dalam kota. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)









