PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Bangga mungkin salah satu kata yang diungkapkan Pembina Jurnalis SMADA Hj Nunung H.S.Pd,.MM untuk team Jurnalis SMADA massa bakti 2021-2022 karena baru 1 jam dilantik Kepala SMAN 2 Palangka Raya, M. Mi’razulhaidi, M.Pd mereka sudah bergerak meningkatkan pengetahuan mereka dibidang jurnalis dengan mengadakan webinar, Kamis 1 April 2021.

Webinar yang diadakan secara virtual ini pukul 13 WIB sampai pukul 16.30 WIB ini mengangkat tema 'Kesiapan serta Strategi Generasi Z dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0'.

Meski belajar dari rumah (BDR), namun tidak mengurangi semangat dan tetap optimal dalam mengikuti pembelajaran dan pengembangan diri melalui ekstrakulikuler di sekolah.

Menurut Ketua Jurnalis SMADA, Lina Yumna mereka membuat gebrakan ini karena mereka sadar bahwa kaum milenial perlu mengembangkan diri secara cepat agar bisa bersaing di massa yang akan datang walau melalui BDR.

Webinar ini baru pertama kali di adakan dan diharapan keiatan ini terus bisa berlangsung secara kontiyu. Webinar ini diikuti oleh para guru dan peserta dari berbagai kalangan dan daerah, karena temanya sangat menarik dan baru di masyarakat.

--page

Team SMADA foto bersama seusai mengikuti webinar secara virtual, Kamis 1 April 2021
Team SMADA foto bersama seusai mengikuti webinar secara virtual, Kamis 1 April 2021

Kegitan ini sangat didukung pihak sekolah, terutama Ibu Seni Setine, S.Pd dan Surie, S.Pd,MM. Keduanya dengan semangat memfasilitasi kegiatan ini baik itu dari sarana prasana maupun hal yang lain untuk mendukung Kegiatan bisa berlangsung.

Kegiatan ini menghadirkan Ronnie Alventa, S.Kom seorang educator yang berpengalaman dibidang jurnalistik dan entertainment sebagai narasumber.

Ronnie mengingatkan dan memberikan tips peserta webinar tentang kesiapannya generasi Z di era revolusi industri 4.0, terutama dibidang skill yang siap bersaing.

Pesan serupa juga disampaikan Kepala SMAN 2 Palangka Raya tentang generasi z yang mempunyai 4 poin utama sebagai modal utama yakni SDM siap bersaing, soft skill, transferable skills, serta skilling, up-skilling dan re-skilling.

Ke 4 poin ini menurut Mi’razulhaidi merupakan modal utama yang hanya bisa dikembangakan diri sendiri dengan terus belajar dan haus pengetahuan dan salah satunya dengan LITERASI.

Seaain itu beliau juga berpesan agar team Jurnalis SMADA memegang prinsip jurnalis yaitu independen, akurat, berimbang, dan tidak beretikat buruk. (ROKIM/B-6)