MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Program Optimalisasi Lahan Rawa Sentra Produksi (Opla Rawa Serasi) di wilayah Kabupaten Barito Utara untuk tahun 2021 kembali dilanjutkan.

Kepala Dinas Pertanian, Kabupaten Barito Utara, Syahmiludin A Surapati mengatakan bahwa program Opla Rawa Serasi pada tahun 2021 ini ditargetkan minimal 1.000 hektar yang terbagi di beberapa kecamatan seperti Teweh Tengah, Teweh Selatan, Gunung Timang dan Montallat.

“Program kegiatan yang kembali berhasil diperjuangkan melalui DAK Pusat bidang pertanian ini diharapkan dapat melanjutkan kegiatan penambahan dan Perluasan Areal Tanam Baru (PATB) khususnya pada lahan-lahan marginal potensial yang selama ini terbengkalai tidak bisa ditanami,” kata Syahmiludin, Sennin 5 Maret 2021 di Muara Teweh.

Hal ini, kata dia, karena terkendala terendamnya lahan-lahan tersebut oleh air yang tidak bisa mengalir karena tidak ada saluran pembuangan keluarnya, tidak adanya jembatan dan Jalan Usaha Tani (JUT) untuk Akses ke lahan maupun sistem drainase/pengairan yang ada tidak berfungsi dengan baik sebagaimana mestinya.

“Saya salut dan bangga dengan jajaran bidang PSP, BPP, penyuluh dan tenaga teknis pertanian yang selalu bersemangat dilandasi tanggung jawab pengabdian dan dedikasi terhadap tugas terus melakukan pendataan CP/CL, sosialisasi dan verifikasi langsung ke lapangan,” katanya.

--page

Dia berharap, nantinya akan terlihat senyum bahagia para petani atau kelompok tani ketika produksi pertanian pada lahan tersebut mendapat hasil yang memuaskan. (RAMADHANI/B-7)