PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah memiliki Program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) untuk menghadapi wabah Covid-19.

 

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Hari Utomo mengatakan, alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang digunakan untuk PC-PEN tahun 2021 sebesar Rp699,4 triliun. 

 

“Dari alokasi tersebut dana yang sudah tersalur di Provinsi Kalteng sampai dengan tanggal 31 Maret 2021 Rp483,18 miliar,” ungkapnya saat menyampaikan press release pelaksanaan APBN Triwulan I TA 2021 Provinsi Kalteng, Senin, 5 April 2021.

 

Ia menerangkan penyaluran dibagi beberapa kluster. Di antaranya, kluster perlindungan sosial Rp301,96 miliar, kesehatan Rp65,71 miliar, Sektoral K/L dan pemerintah daerah (Pemda) Rp64,15 miliar serta UMKM Rp50,36 miliar.

 

Hari Utomo menjelaskan, pada kluster perlindungan sosial terdiri dari penyaluran program keluarga harapan (PKH) Rp54,67 miliar untuk 80.548 KPM, sembako Rp31,43 Miliar untuk 157.146 KPM, bantuan sosial tunai (BST) Rp34,52 miliar untuk 115.054 KPM, dan kartu prakerja Rp181,34 miliar untuk 51.081 Peserta.

--page

 

Kluster kesehatan penyaluran untuk penanganan covid-19 pada 28 rumah sakit dan untuk 1.028 pasien Rp65,71 miliar. Kluster Sektoral K/L dan Pemda merupakan penyaluran untuk program Padat Karya Kementerian PUPR sebesar Rp64,15 miliar untuk 3.651 Orang Tenaga Kerja. 

 

“Lalu, Kluster UMKM merupakan penyaluran untuk Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) Rp50,36 miliar untuk 41.968 Pelaku Usaha,” tuturnya. (HERMAWAN DP/B-7)