BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Meski saat ini cuaca sedang buruk, hasil tangkapan berbagai jenis ikan laut oleh nelayan di pesisir terpadu Desa Kubu, Bugam dan Keraya (Bugam Raya) Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), tetap melimpah.
Ian, seorang nelayan Kubu menyampaikan, berbagai jenis ikan yang sedang banyak di perairan laut Kumai (masuk laut Jawa), yang berhasil ditangkap oleh nelayan, di antaranya ikan Senangin, cumi-cumi dan ikan gembung.
"Sebelum ini hanya ratusan kilo, sekarang bisa mencapai ber ton-ton, tapi nilai jualnya tidak sebagus dulu sebelum pandemi karena hasil tangkapan belum bisa dikirim ke luar, masih memenuhi pasar lokal," kata Ian.
Ia menyebut, untuk memenuhi kapasitas kelotok dengan hasil tangkapan mereka membutuhkan waktu hingga tiga hari di laut, sebelumnya untuk bisa memenuhi kapasitan muatan mereka bisa sampai hampir satu Minggu. Namun, sayangnya hasil tangkapan mereka masih belum dapat mendongkrak perekonomian mereka, sebabnya pandemi ini nilai jual ikan ke pengepul menurun.
Terpisah, salah seorang juragan penampung ikan hasil tangkapan nelayan di Desa Kubu, Inar membenarkan hasil tangkapan dalam bulan April ini sedang bagus - bagusnya, terutama jenis ikan senangin dan cumi-cumi.
--page
Sementara ikan hasil tangkapan nelayan yang ia tampung, hanya memenuhi pasar lokal di Kabupaten Kobar. Padahal, sebelum pandemi, ia bisa mengirim jenis ikan tertentu ke Pulau Jawa dan Kalimantan Barat.
"Paling banyak kita jual ke Kalimantan Barat dan ada ke Jawa, tapi saat ini selama pandemi kita terbentur regulasi, jadi harga beli ikan ditingkat nelayan juga turun,"pungkasnya. (DANANG/B-7)









