BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekda Kalteng, Fahrizal Fitri meminta kepada Pemda di Kalteng melalui dinas atau instansi terkaitnya agar mengantisipasi kelangkaan pasokan barang kebutuhan pokok menjelang Ramadan.
"Ini perlu dilakukan, sebab kenaikan harga barang kebutuhan pokok sangat berdampak pada daya beli masyarakat terutama bagi yang kurang mampu dan akan semakin tertekan dengan kenaikan berbagai barang kebutuhan pokok tersebut terlebih di tengah pandemi Covid-19 ini," ujarnya, Rabu, 7 April 2021.
Fahrizal juga mengimbau kepada dinas atau instansi terkait baik lingkup provinsi maupun kabupaten dan kota agar selalu berkoordinasi, untuk menjaga kecukupan stok barang kebutuhan pokok yang ada di Kalteng.
"Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana keamanan dan kelancaran arus distribusi barang di tengah pandemi ini, mengingat barang kebutuhan pokok di Kalteng sebagian besar dipasok dari luar daerah," tuturnya.
Diingatkannya pula kepada pelaku usaha dapat mengantisipasi, jika ada hambatan dalam arus distribusi agar segera memberitahukan dan berkoordinasi dengan dinas atau instansi terkait.
--page
Selain itu, kepala dinas yang membidangi perdagangan di kabupaten dan kota se-Kalteng agar mengaktifkan fungsi dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), seperti salah satunya yaitu mengingatkan lagi keberadaan pasar penyeimbang di daerahnya masing-masing.
"Kemudian juga dapat berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dalam memantau kesiapan mode angkutan barang dan menyiapkan jalur distribusi alternatif," tandasnya. (DONNY D/B-7)









