BORNEONEWS, Palangka Raya - Presiden Direktur dan Co-Founder ALODOKTER, Suci Arumsari dalam konferensi pers secara virtual pada Rabu, 7 April 2021 mengatakan, jumlah dan sebaran vaksinator Covid-19 masih terbatas sehingga perlu ada upaya pelatihan untuk meningkatkan jumlah vaksinator.
"Pemerintah telah melakukan secara gencar langkah-langkah pemutusan rantai penularan Covid-19 secara cepat, tepat, fokus, terpadu, dan sinergis. Respon masyarakat Indonesia terhadap program vaksinasi pemerintah serta pelaksanaannya juga cenderung positif dan antusias," kata Suci dalam kesempatan tersebut.
Namun harus diakui, lanjutnya, jumlah dan sebaran vaksinator juga menjadi kunci kecepatan vaksinasi.
"Beberapa daerah telah mengalami kendala terbatasnya kecepatan penyuntikan vaksin per hari diakibatkan kurangnya jumlah vaksinator," bebernya.
Rasio vaksinator dan populasi kata Suci, harus dapat diseimbangkan sehingga target vaksin harian bisa tercapai.
"Inilah sebabnya dibutuhkan segera program-program yang dapat mencetak lebih banyak vaksinator. Kami percaya pemanfaatan teknologi digital secara optimal dapat memberi peluang yang lebih besar bagi percepatan vaksinasi di Indonesia," katanya.
--page
Pelatihan vaksinator ini menurutnya sesuai dengan misi ALOMEDIKA untuk membantu pelaku industri kesehatan di era health-tech meningkatkan mutu pelayanan medis. (TESTI PRISCILLA/B-11)









