PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekda Kalteng Fahrizal Fitri mengungkapkan pertumbuhan ekonomi provinsi ini pada tahun 2020 lalu minus 1,40 persen.

Hal itu diungkapkannya saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kalteng, Kamis, 8 April 2021.

"Hal ini diakibatkan pengaruh atau dampak dari pandemi covid-19," kata Fahrizal.

Kendati demikian, dia menambahkan pertumbuhan ekonomi Kalteng masih lebih baik dibandingkan ekonomi nasional yang minus sebesar 2,07 persen.

Sedangkan untuk angka kemiskinan di Kalteng yaitu sebesar 5,26 persen dan ini lebih baik dari nasional yang sebesar 10,19 persen.

--page

"Indeks Pembangunan Manusia di tahun 2020 sebesar 71,05. Dan, Gini Ratio 0,320 lebih baik dibandingkan nasional sebesar 0,382," imbuhnya. (DONNY D/B-11)