SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Evakuasi orangutan di Jalan Jendral Sudirman Km 14, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dilakukan guna mengantisipasi terjadinya penembakan terhadap hewan dilindungi tersebut. 

"Kami mempercepat evakuasi, karena di sekitar lokasi sering dijadikan tempat sejumlah warga untuk menembak burung," ujar Komandan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit Muriansyah, Jumat, 08 April 2021. 

Dirinya mengatakan bahwa di daerah tersebut sering dijadikan tempat untuk warga berburu burung. Sehingga, mereka khawatir keberadaan orangutan di daerah tersebut membuat mereka terganggu. 

"Alhamdulilah evakuasi dapat dilakukan, dengan cara menembakkan obat bius satu kali," kata Muriansyah. 

Sementara, orangutan tersebut dievakuasi di sekitar tempat pembuangan akhir (TPA). Dan sudah beberapa kali terlihat keberadaanya oleh warga. Hal itu membuat masyarakat khawatir, karena takut diserang hewan dilindungi tersebut. 

--page

"Kami berpesan kepada warga, jika melihat hewan dilindungi jangan diserang atau dibunuh. Namun laporkan kepada kami, agar kami evakuasi nantinya," terang Muriansyah. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)