SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sebanyak 26 tenda disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), untuk pedagang Pasar Ramadan di Taman Kota Sampit. 

"Ada 26 tenda yang disiapkan, dan nantinya akan dibatasi dengan plastik untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19," ujar Wakil Bupati Kotim Irawati, Sabtu, 10 April 2021. 

Dalam 1 tenda nantinya, akan diisi dua pedagang. Setiap tenda diberikan pembatas berupa plastik mika atau benda transparan lainnya. Sehingga, antara pembeli dan pedagang tidak ada kontak secara langsung. 

Selain itu, di areal Taman Kota Sendiri, hanya ada dua pintu yang dibuka. Yakni pintu masuk dan keluar. Sebagai upaya agar tidak terjadi kerumunan. 

"Protokol kesehatan Covid-19 menjadi hal penting bagi kami dalam pelaksanaan Pasar Ramadan. Sehingga pedagang dan pembeli kami minta untuk mematuhinya," kata Irawati. 

--page

Hingga saat ini, sudah banyak pedagang yang mendaftar untuk berjualan di lokasi Pasar Ramadan tersebut. Namun beberapa diantara mereka mengeluh dengan lokasi yang disiapkan. Karena berada di dalam Taman Kota Sampit. 

Hal itu membuat mereka khawatir dagangannya tidak laku. Karena warga malas berjalan kaki masuk ke areal taman kota. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)