SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Prestasi dibidang panahan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) patut dibanggakan.

Pemanah putri Kotim, Hajaratul Aswadini dari Club Mentaya Archery Club Sampit yang berlaga di Sirkuit Nasional 1 Bali akhir Maret 2021 tampil sangat memuaskan.  

Walau harus kandas di laga final individual, tapi pada laga final ini, perwakilan Kotim  tetap mampu meraih peringkat 4.

Ketua Perpani Kabupaten Kotim, Dadang H Syamsu menyebutkan panahan kotim ini memiliki sumber daya yang sangat bagus dan mampu bersaing di tingkat nasional  pada beberapa event terakhir.

“Sehingga kebutuhan akan adanya venue panahan sangatlah penting. Bahkan boleh dikatakan mendesak apalagi Porprop Kalteng 2022 akan digelar di Kotim," kata Dadang, Selasa, 13 April 2021.

--page

Dadang menyakini dengan sangat optimis bahwa panahan Kotim akan semakin berkembang dan memiliki prestasi besar ke depannya. 

“Tapi itu harus didukung dengan adanya fasilitas. Maka proses pembinaan prestasi atlet akan menjadi mudah, kita memiliki tempat latihan, pembinaan serta pelaksanaan event yang layak," ucap Anggota DPRD Kotawaringin Timur ini.

Menurut Dadang untuk  pembinaan sendiri minimal 1 bulan sekali harus scoring atlet agar tahu pencapaian latihan mereka selama ini. 

Untuk menjadi atlet panahan yang mampu bersaing seorang atlit idealnya harus latihan 300 anak panah per harinya. 

Menurutnya sangat bisa dibayangkan bagaimana venue sangat mereka butuhkan dan sangat penting untuk kemajuan olah raga panahan serta mencetak atlet berprestasi dari  Kotim.

--page

Dadang mengatakan, Hajratul Aswadini mampu tampil sebagai juara kualifikasi divisi standart nasional U-15 putri. Selanjutnya dia  kembali berlaga di divisi Recurve Junior U-15 putri. 

Pada divisi ini, dia mampu meraih peringkat 2 kualifikasi individual. Selanjutnya pada laga eliminasi  hanya mampu bertahan sampai dengan babak perdelapan final. 

Pada event sirkuit nasional 1 ini yang diikuti atlit panahan dari berbagai daerah di Indonesia, atlet Kotim mampu menoreh kan prestasi besar dgn membawa pulang 1 medali emas pada divisi standart nasional U-15 putri dan 1 medali perak pada divisi Recurve U-15 putri. (NACO/B-6)