BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Penumpang kapal laut di Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) alami kenaikan sebanyak 20 persen, selama satu pekan terakhir jelang Ramadan 1442 H.
Meningkatnya penumpang kapal laut ini, selain dipicu dengan akan diberlakukan larangan mudik oleh pemerintah, penumpang juga beralasan akan mengikuti tradisi keagamaan di kampung halaman menyambut bulan suci Ramadan.
Kepala PT Dharma Lautan Utama Cabang Kumai, Firman mengatakan jumlah penumpang mulai mengalami peningkatan. Sebagaian besar penumpang ini pemudik berasal dari Jawa yang bekerja di Kalimantan Tengah.
"Meski tidak signifikan dibanding dengan hari - hari sebelumnya atau hari hari biasa, penumpang ada peningkatan 15 persen hingga 20 persen selama sepekan terakhir ini," kata Firman saat dikonfirmasi Borneonews, Selasa 13 April 2021.
DLU melayani perjalanan dari Kumi menuju Surabaya dan Semarang. Sekali berangkat, rata - rata jumlah penumpang untuk kapal tujuan Surabaya 300 orang dan tujuan Semarang 450 orang.
--page
Firman menyebut meski ada kenaikan jumlah penumpang namun tetap, protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 dijalankan secara ketat. Salah satunya ialah mengisi 50 persen jumlah penumpang dari kapasitas kapal.
"Pemudik yang menggunakan kapal laut melalui Pelabuhan Panglima Utar Kumai, harus dapat menunjukkan syarat rapid antigen dengan status negatif Covid-19 dan selalu menjaga jarak saat diatas kapal," ungkapnya. (DANANG/B-6)









