PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) memastikan ketersediaan kebutuhan bahan pokok (Bapok) di masyarakat selama bulan Ramadan 1442 Hijriah tetap tersedia dan aman.

Wakil Bupati Kobar, Ahmadi Riansyah menyampaikan pemerintah daerah memastikan ketersediaan bapok selama bulan Ramadhan hingga nanti Hari Raya Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19 tersedia aman dari semua komoditi.

"Berdasarkan hasil rapat bersama, Pemda Kobar memastikan kebutuhan bapok masyarakat di bulan Ramadan aman, bahkan hingga 3 bulan kedepan," kata Ahmadi Riansyah seusai memimpin rapat ketersediaan pangan atau sembako, Selasa 13 April 2021.

Wabup menjelaskan memang ada beberapa komoditi yang mengalami kenaikan harga, contohnya seperti cabe. Sampai dengan hari ini kenaikannya ditaksir sekitar 16 persen dari harga normal.

Namun ini merupakan kondisi nasional, dimana ada beberapa daerah yang menjadi pemasok dan juga petani yang mengalami puso.

--page

"Kenaikan cabe ini nasional, dikarenakan ada beberapa hama atau penyakit tanaman dan bencana, sehingga berdampak pada hasil panen petani yang mengakibatkan naiknya harga komoditi," ungkapnya.

Ahmadi menambahkan dalam rangka menjaga ketersediaan bapok dan kestabilan harga saat Ramadhan, Pemda siap akan terjun melakukan sidak, apabila ada laporan terjadi lonjakan harga.

"Kita lihat perkembangannya, apabila nanti di pertengahan Ramadan terjadi lonjakan harga yang signifikan terhadap komoditas tertentu, pemerintah daerah bersama pihak terkait akan melakukan operasi pasar dalam rangka menjaga kestabilan harga," pungkasnya. (DANANG/B-6)