PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya tidak menyediakan pasar Ramadan tahun ini. Alasannya, penyebaran Covid-19 masih sangat tinggi.

"Peniadaan pasar ramadhan ini juga telah dikomunikasikan dengan unsur pimpinan," kata Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kota Palangka Raya, Rawang, Rabu 14 April 2021.

Sementara berdasarkan pantauan di lapangan, sebagian masyarakat secara mandiri masih tetap menjajakan berbagai menu berbuka dan menu sahur.

Rawang mengingatkan jika terpaksa melayani pembeli secara langsung para pedagang wajib untuk menerapkan protokol kesehatan.

Protokol yang wajib dijalanlan itu seperti menyediakan sarana cuci tangan disertai sabun, menggunakan masker dan menjaga jarak serta tidak berkerumun.

--page

"Ini harus kita lakukan untuk meminimalkan potensi penyebaran Covid-19. Kita harus bisa menyeimbangkan pendapatan ekonomi dan kesehatan," pungkasnya. (HENDRI/B-11)