SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diimbau agar jangan sampai tertular atau bahkan terjerumus ke dalam paham radikalisme. Hal itu patut diwaspadai agar tidak ada warga Kotim yang terpengaruh. 

"Kejadian di luar daerah harus menjadi contoh bagi kita semua, agar dapat menangkal paham radikal tersebut," ujar Bupati Kotim, Halikinnor, Rabu 14 Maret 2021. 

Guna mengantisipasinya, maka dia menginstruksikan camat, lurah, dan  kepada desa hingga tingkat RT dan RW agar melakukan pengawasan di lingkungan mereka.

--page

"Pendataan warga baru juga jadi salah satu langkah antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

--page

Dia juga meminta agar pihak pejabat berwenang dan lainnya cepat tanggap jika ditemukan ada seseorang yang mencurigakan atau lainnya. 

Karena serangan teror di Medan, harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak di daerah agar tidak terjadi dan lebih dulu ditangkal sebelum ada yang berbuat. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)