BORNEONEWS, Palangka Raya - Saat melaksanakan reses perseorangan beberapa waktu lalu, Waket III DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh berkunjung ke daerah Kelurahan Kalampangan RT 02/RW 02, Kota Palangka Raya.
Dalam kunjungan tersebut, Farida menyerap beberapa usulan atau aspirasi dari masyarakat setempat. Dirinya juga tidak hanya berdialog dengan warga namun melihat secara langsung apa yang dibutuhkan.
"Jadi usulan masyarakat di daerah itu yakni masalah pembangunan insfrastruktur," ujarnya, Rabu, 14 April 2021.
Farida menjelaskan Kelurahan Kalampangan merupakan salah satu sentra pertanian yang sangat potensial di Kalteng. Ada begitu banyak hasil kebun yang dipasarkan petani yang berasal dari Kalampangan.
Pasalnya, sebagian besar masyarakat di daerah itu berprofesi sebagai petani. Oleh karenanya para petani membutuhkan pembangunan tanggul, dan juga jembatan penghubung.
--page
"Pembangunan tanggul sangat dibutuhkan untuk menampung air agar ketersediaan air selalu ada supaya dapat mengaliri area pertanian warga secara terus menerus," terangnya.
"Kemudian keberadaan jempatan juga sangat dibutuhkan, sebab jempatan yang ada sekarang ini hanya terbuat dari kayu sederhana, dengan kondisi itu tidak mampu dilewati kendaraan besar," tambahnya.
Farida menambahkan, jempatan yang ada tersebut merupakan hasil swadaya masyarakat dalam membangunnya untuk memudahkan akses ke daerah pertanian warga, namun disisi lain mereka tetap saja membutuhkan jempatan yang kokoh dan lebih layak agar bisa dilewati kendaraan besar, sehingga dapat memudahkan pengangkutan hasil pertanian.
"Apa yang menjadi usulan warga Kalampangan ini kita harap bisa segera direalisasi, apabila memang anggaran 2021 tidak memungkinkan, pada anggaran tahun 2022 dapat direalisasi," pungkasnya. (DONNY D/B-6)









