BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), meningkatkan kewaspadaan dibandingkan dengan hari biasanya, terhadap bahaya kebakaran selama bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1442 Hijriah/ 2021.
Kasatpol PP dan Damkar Kobar Majerum Purni melalui Kepala Bidang Damkar Dwi Agus Suhartono menyampaikan, bahwa pada prinsipnya Damkar tidak hanya memberlakukan siaga 1 pada hanya Bulan Ramadhan, namun semua bulan diluar Ramadhan tetap standby dalam mode siaga 1, naamun memang pihaknya lebih meningkatkan kewaspadaan pada bulan Ramadhan ini.
"Kami akan meningkatkan kewaspadaan selama 24 jam pada bulan Ramadhan hingga Idul Fitri nanti, kata Dwi Agus Suhartono, saat dikonfirmasi pada Rabu, 14 April 2021.
Lanjutnya, Kabul sapaan akrbanya, bahwa semenjak sebelum bulan Ramadhan ini, ia menilai aktivitas masyarakat mengalami peningkatan. Utamanya aktivitas masak - memasak yang menggunakan gas, sebab dalam beberapa waktu terakhir kejadian kebakaran yang disebabkan oleh kebocoran gas terpantau meningkat.
"Ramadhan tahun ini masih dalam masa pandemi virus corona, sehingga banyak aktifitas masyarakat di rumah, termasuk masak - memasak. Sehingga sangat rawan terjadi bahaya kebakaran," ungkapnya.
--page
Untuk itu, Kabul mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam - jam kritis antara Pukul 16.00 - 17.45 WIB, yakni saat persiapan buka puasa dan 02.00 - 03.00 WIB yaitu saat persiapan sahur.
"Jangan pernah tinggalkan rumah saat posisi kompor sedang menyala dan cek selalu keberadaan stop kontak dan peralatan listrik lainnya, terutama saat tidak sedang dirumah, mencari ta'jil, melaksanakan sholat taraweh, mencari makanan sahur," tuturnya.
Terakhir, selalu awasi keberadaan anak-anak, jangan pernah biarkan main api sembarangan dan angan bermain petasan dan atau sejenisnya. (DANANG/B-5)









