BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dislutkan Kalteng H Darliansjah mengapresiasi kegiatan safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang dilaksanakan beberapa hari lalu.
Menurutnya, gerakan safari Gemarikan tersebut menjadi bentuk motivasi bersama untuk memenuhi kecukupan gizi masyarakat, khususnya di Kota Palangka Raya.
"Kegiatan Safari Gemarikan tersebut tentu saja membutuhkan semangat bersama untuk bersinergi baik Pusat, Provinsi, maupun Daerah," ucapnya, Rabu, 14 April 2021.
Dia menjelaskan dengan adanya kegiatan seperti itu semua pihak harus berkomitmen dan bergerak bersama dengan upaya-upaya penurunan angka stunting dan gizi buruk di Kalteng.
Baik itu, melewati pembinaan terhadap pengolah ikan dan mendorong rumah makan lebih berinovasi dalam menyajikan makanan khas Kalteng.
--page
Pada tahun 2020 lalu, angka stunting di Kalteng yaitu sebesar 16,7 persen dan hal itu mengalami penurunan sebesar 15,6 persen dari tahun 2019 yang mencapai 32,30 persen.
"Kemudian di tahun yang sama, angka stunting di Kota Palangka Raya sebesar 22,3 persen, ini mengalami penurunan sebesar 1,9 persen dari tahun 2019 yang mencapai 24,2 persen," pungkasnya. (DONNY D/B-5)









