PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Meski ada peningkatan penumpang pada salah satu Kapal di Pelabuhan Panglima Utar Kumai, namun sejak menjelang Ramadan hingga saat ini kondisi di lapangan masih relatif aman dan terkendali.

Kepala KSOP IV Kumai, Hary Suryanto menyampaikan kenaikan penumpang saat ini dibandingkan dengan hari biasa ditengah pandemi Covid-19 memang ada kenaikan, namun masih sesuai kapasitas kapal dan normal.

"Bila melihat situasi saat ini memasuki bulan Ramadan dan sebelumnya, volume penumpang masih pada tahapan normal, aman dan terkendali," ujarnya, Kamis 15 April 2021.

Hary mengatakan kapasitas kapal keluar masuk di Pelabuhan Panglima Utar Kumai juga masih normal. Untuk saat ini angkutan yang ada di Pelabuhan Kumai, meliputi Pelni, ASDF DLU dan ASDF angkutan Kendal.

Dia menginformasikan bahwa sesuai SE Kementerian Perhubungan tentang larangan mudik pada 6 - 17 Mei. Maka nantinya pada tanggal tersebut tidak ada lagi modal transportasi yang melayani masyarakat mudik.

--page

"Nanti akan ada pengawasan dari Perhubungan untuk antisipasi Pemudik," jelasnya. Kapal Pelni pada 6 Mei 2021 tidak masuk ke Pelabuhan Kumai hingga waktu yang belum ditentukan. 

Diberitakan, Kepala PT. Dharma Lautan Utama Cabang Kumai mengatakan, jumlah penumpang DLU mulai mengalami peningkatan. Sebagaian besar penumpang ini pemudik berasal dari pulau jawa yang bekerja di Kalimantan Tengah.


Meski tidak signifikan dibanding dengan hari sebelumnya, penumpang ada peningkatan 15 persen hingga 20 persen selama sepekan terakhir ini. (DANANG/B-6)