BORNEONEWS, Palangka Raya - Dosen Fakultas Ekonomi UPR Fitria Husnatarina menilai siklus kenaikan harga yang terus terjadi jelang Ramadan, Hari Raya Idulfitri atau hari besar lainnya, adalah suatu yang normal atau wajar.
Namun demikian, kenaikan tersebut harus tetap dikontrol agar tidak keluar pada jalurnya, sehingga masyarakat tidak terlalu terbebani.
“Siklus tahunan seperti ini normal, sepanjang dari sisi kenegaraan masih dalam konteks alamiah. Artina sepanjang ada batas tertentu yang tetap bisa dijaga agar tidak melampaui target normal,” jelasnya, Kamis, 15 April 2021.
Menurutnya kalaupun muncul keluhan, akan masih tetap normal. Masyarakat pasti mengeluh saat harga naik, tetapi tetap saja masih dibeli.
Fitria menjelaskan, terjadinya kenaikan harga saat ini, dipengaruhi beberapa faktor, diantaranya permintaan yang tinggi dari masyarakat sehingga harga barang pun menjadi naik.
--page
Kemudian, adanya psikologi pasar, dimana hari besar seperti ini menjadi momentum dimana, masyarakat cenderung beraktivitas lebih banyak dan lebih konsumtif.
“Berbicara psikologi pasar, momen hari besar seperti ini masyarakat cenderung lebih konsumtif, dan ini sudah terbaca oleh para produsen, dan mereka menunggu momen seperti ini. secara teori, permintaan naik, harga ikut naik. Jadi memang tidak ada masalah yang serius disini,” jelasnya. (HERMAWAN DP/B-5)








