BORNEONEWS, Palangka Raya - Polda Kalteng telah menciptakan alat ukur tinggi badan secara digital yang digunakan dalam seleksi penerimaan calon siswa Polri.
Alat ukur tinggi badan digital ini telah digunakan Polda Kalteng untuk seleksi penerimaan calon siswa Polri pada 2021.
"Alat ukur tinggi badan digital itu diciptakan oleh personel dari Biro SDM Polda Kalteng," kata Kepala Bagian Pengendalian Personel Biro SDM Polda Kalteng, AKBP Muhammad Rifai mewakili Karo SDM, Kombes Pol Anggie Yulianto Putro, Jumat 16 April 2021.
Alat ini diciptakan oleh Iptu Amboro yang merupakan salah satu personel dari Biro SDM Polda Kalteng.
Diciptakannya alat ukur tinggi badan itu kata Rifai menjawab keresahan panitia seleksi penerimaan anggota Polri maupun komplain sebagian masyarakat.
--page
"Sebelumnya kita menggunakan alat meteran dan bekerja secara manual dengan resiko tingkat kesalahan yang tinggi. Namun setelah ada alat digital ini, resiko tingkat kesalahan sangat kecil dan alat ukur tinggi badan ini juga sudah bersertifikasi, sehingga dapat dipertanggungjawabkan," jelasnya.
Dia berharap alat ini juga dapat nantinya digunakan seluruh polres jajaran Polda Kalteng, karena hasilnya lebih presisi dan akurat. (PARLIN TAMBUNAN/B-6)









