PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Komisi III DPRD Kalteng, Kuwu Senilawati mendorong Pemprov melalui dinas kesehatan agar mengencarkan sosialisasi dan penanganan masalah kasus stunting di wilayah pelosok Bumi Tambun Bungai.

Pasalnya, ada begitu banyak wilayah pelosok di Kalteng dengan kasus angka stunting yang masih tinggi dan salah satunya di Desa Tumbang Langgah, Kabupaten Gunung Mas.

"Kasus stunting yang kerap terjadi di wilayah pelosok khususnya Kalteng sangat perlu mendapat perhatian pemerintah," ucapnya Jumat, 16 Aprik 2021.

Menurutnya penanganan stunting perlu dilakukan, karena untuk mensukseskan program Indonesia Bebas Stunting yang ditetapkan pemerintah sejak 2018 dan mulai disosialisasikan 2019.

Di Desa Tumbang Langgah, kasus stunting yang terjadi merupakan kasus terbanyak, sehingga menempatkan desa ini di posisi pertama kasus stunting di Kabupaten Gunung Mas.

--page

"Ini disebabkan kurangnya sosialisasi dan penanganan dari pemerintah, karena sulitnya akses untuk mencapai desa tersebut," terangnya.

"Oleh karenanya masyarakat mengharapkan Pemprov juga agar memperhatikan infrastruktur maupun sapras kesehatan," pungkasnya. (DONNY D/B-6)